V. MEKANISME Kunjungan rumah dilakukan pada ibu hamil dengan resiko tinggi, yaitu ibu hamil dengan: a. Riwayat kehamilan dan persalinan yang sebelumnya kurang baik (contoh: riwayat keguguran, perdarahan pasca kelahiran, lahir mati) b. Tinggi badan ibu hamil kurang dari 145 cm. c. Ibu hamil yang kurus/berat badan kurang. d. NO Kegiatan Pokok Rincian Kegiatan 1 Melaksanakan pemantauan Menyusun rencana kunjungan bumil resti Menghubungi bides/kader Melakukan kunjungan rumah Melakukan diskusi dengan bunil Melakukan pemeriksaan Melakukan pengisian checklist Memberikan KIE pada bumil Mencatat hasil diskusi pada form Mendokumentasikan hasil V.Cara Melaksanakan kegiatan - Kunjungan rumah. VII. SASARAN 1. 100 % Ibu hamil resiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas Kanor di dampingi oleh 1 kader pendamping bumil Risti selama masa kehamilan persalinan dan Nifas 2. 100 % Ketua TPPKK desa di wilayah kerja Puskesmas Kanor perperan aktif dalam kegiatan pendampingan Bumil Risti. VIII. Kunjungan rumah Kunjungan rumah ibu hamil dilakukan terutama pada trimester akhir untuk melihat keadaan ibu sebelum melahirkan dan memastikan keluarga memahami bahwa persalinan sudah dekat. Kegiatan yang dilakukan pada kunjungan rumah tidak jauh berbeda dengan ANC namun tanpa diikuti pemeriksaan khusus seperti laboratorium. 10. Stiker dilepaskan sampai 40 hari pasca persalinan dimana ibu dan bayi yangdilahirkan aman dan selamat. Peran Bidan dan Masyarakat/Kader/Dukun Masa kehamilan 1. Melakukan pemeriksaan ibu hamil (ANC) sesuai standar (minimal 4 kali selama hamil) pp 2. Melakukan penyuluhan dan konseling pada ibu hamil dan keluarga 3. Melakukan kunjungan rumah 4. oHUix3.

kak kunjungan rumah ibu hamil