Namun demikian, dalam pandangan para ulama/cendekiawan muslim tentang demokrasi terbagi menjadi dua pandangan utama, yaitu; pertama menolak sepenuhnya, dan kedua menerima dengan syarat tertentu. Berikut pandangan para ulama yang mewakili kedua pendapat tersebut. 1. Abul A'la Al-Maududi Hal ini bisa dilihat dari beberapa hal, misalnya
Untuk melihat lebih komprehensif pandangan Nurcholish Madjid tentang demokrasi Islam ini, maka dalam tulisan ini penulis akan mengangkat judul Prinsip-Prinsip Islam Tentang Demokrasi (Studi Pemikiran Nurcholish Majid Tahun 1970 sampai tahun 2005). Berangkat dari latar belakang di atas, maka yang menjadi rumusan masalah dalam
Secara garis besar, pandangan para ulama/cendekiawan muslim tentang demokrasi terbagi menjadi dua pandangan utama, yaitu; pertama, menolak sepenuhnya, kedua, menerima dengan syarat tertentu. Berikut ditamplkan ulama yang mewakili kedua pendapat tersebut: 1. Abul A'la Al-Maududi Al-Maududi secara tegas menolak demokrasi.
Nusantara itu, terutama untuk melawan pandangan miring tentang Islam Nusantara yang diusung oleh sebagian umat Islam Indone sia. Tanggapan terhadap dua jargon ini memang be ragam.
Demokrasi adalah sebuah tema yang banyak dibahas oleh para ulama dan intelektual Islam. Untuk menjawab dan memosisikan demokrasi secara tepat kita harus terlebih dahulu mengetahui prinsip demokrasi berikut pandangan para ulama tentangnya. Prinsip Demokrasi
fZU38s.
dari beberapa pandangan ulama tentang demokrasi