TemaTema berasal dari bahasa Yunani "thithenai", berarti sesuatu yang telah diuraikan atau sesuatu yang telah ditempatkan. Tema merupakan amanat utama yang disampaikan oleh penulis melalui karangannya. Dalam karang mengarang, tema adalah pokok pikiran yang mendasari karangan yang akan disusun. Dalam tulis menulis, tema adalah pokok bahasan yang akan disusun menjadi tulisan.
wbc3p. Pengertian Topik Penelitian Menurut Para Ahli 1. Sanggup 2. Sjamsuddin a. Nilai b. Keaslian c. Kepraktisan d. Kesatuan 3. Eko B. Sulistio Jenis Topik Penelitian 1. Antropologi 2. Studi Media Komparatif 3. Studi Budaya 4. Linguistik Ilmu Bahasa a. Linguistik mikro b. Linguistik makro 5. Ekonomi 6. Sains a. Ilmu Formalb. Ilmu Alamc. Ilmu SosialUnsur Topik Penelitian 1. Unsur utama 2. Unsur penunjangCara Menuliskan Topik Penelitian 1. Topik yang diangkat memiliki manfaat bagi orang lain 2. Topik harus dikuasai dengan baik oleh si peneliti3. Topik Harus Menarik 4. Pembahasan Topik Memadai 5. Manentukan Topik yang menarik dan baik Contoh Topik Penelitian 1. Antropologi 2. Studi Media Komparatif 3. Studi Budaya 4. Linguistic Ilmu Bahasa5. Ekonomi 6. Sains Topik Penelitian. Topik penelitian sebagai titik sentral atau dasar pemahaman bagi calon peneliti pemula. Berkat kehadiran topik, akan memudahkan calon peneliti menentukan langkah-langkah selanjutnya. Misalnya menentukan latar belakang, metode penelitian dan hipotesis dan pengambilan keputusan. Pengertian topik secara umum dapat diartikan sebagai isu atau pokok bahasan yang sifatnya masih abstrak dan relatif umum. Agar topik tersebut menarik untuk diulas dan tajam, maka perlu menentukan titik fokus. Adapun cara agar bisa menemukan titik fokus tersebut, yaitu mencari daya tariknya. Bisa juga mencari isu yang sedang hangat dari topik yang Anda ambil. Pasalnya, pengambilan topik yang menarik adalah yang tidak terlalu luas, tetapi juga tidak terlalu sempit. Oh iya, buat Anda yang masih mencari-cari informasi seputar topik penelitian, artikel kali ini akan mengulas tuntas. Langsung saja, berikut ulasannya. Pengertian Topik Penelitian Menurut Para Ahli Pengertian topik penelitian menurut para ahli memiliki perspektif yang bermacam-macam. Berikut beberapa pendapat mereka tentang topik penelitian. 1. Sanggup Menurut Sanggup 2015 lebih spesifik lagi bahwa topik penelitian sebenarnya topik yang sifatnya masih umum dan luas. Penulis atau peneliti perlu membuat batasan ruang lingkup gunna tidak terhanyut dalam persoalan yang tidak akan habisnya. Sanggup juga menyebutkan bahwa pembuatan batasan topik dapat dilakukan dengan beberapa cara. Salah satu cara diantaranya adalah membuat jam, membuat diagram pohon atau bisa juga dengan piramida terbalik. 2. Sjamsuddin Sementara Sjamsuddin 2007 memaknai topik penelitian lagi spesifik lagi. disebutkan bahwa terdapat empat kriteria. Keempat kriteria tersebut meliputi sebagai berikut. a. Nilai Kriteria sebuah topik setidaknya memberikan penjelasan yang lebih esensial dan universal. Bisa juga dengan melakukan pendekatan kaji kasus atau dengan mendemonstrasikan sebuah hubungan yang berperan besar. b. Keaslian Topik harus bersifat asli, tidak menjiplak karya yang pernah ada atau yang pernah dibuat. Meskipun demikian, penulis wajib memasukan fakta dan data. c. Kepraktisan Adapun syarat yang lain, topik harus praktis yang berarti mudah untuk memudahkan sumber-sumber. Calon peneliti juga perlu menganalisis, apakah topik yang diangkat sesuai dan pas digunakan dalam sebuah penelitian makalah, buku, skripsi atau tesis. Fungsinya adalah untuk mengukur kedalaman pembahasan yang akan dIulas. d. Kesatuan Topik harus bersifat kesatuan atau unity. Jadi penentuan topik bisa dibuat dengan cara mengarahkan tema ke dalam sebuah pertanyaan. Pertanyaan inilah yang nantinya akan membantu penulis dalam membuat kesimpulan akhir. Baca Juga Penelitian Korelasional Pengertian, Ciri-ciri, Langkah, dan Contoh 3. Eko B. Sulistio Menurut Eko B. Sulistio topik adalah kejian atau sebuah fenomena peristiwa yang akan dijadikan sebagai objek penelitian. Ia juga menyebutkan jika topik bukanlah sebuah judul. Tetapi judul dapat sama dengan topik. Itulah beberapa pengertian topik penelitian menurut para ahli. Jika disimpulkan, maka topik penelitian selain penting bagi peneliti untuk membantu membuat kesimpulan, topik penelitian juga memudahkan peneliti menentukan pembahasan selanjutnya. Jenis Topik Penelitian Jenis topik penelitian memang ada banyak sekali macam-macamnya. Bahkan hampir semua cabang ilmu pengetahuan memiliki spesifikasi atau definisinya sendiri. Nah, di sub bab ini kita akan membahas jenis topik penelitian, meski tidak semua dapat disebutkan, hanya perwakilan saja. 1. Antropologi Jenis topik penelitian antropologi adalah cabang ilmu yang khusus mempelajari tentang manusia. Sebagai cabang ilmu yang mempelajari tentang manusia, maka cabang ilmu ini tidak sekedar mempelajari dari aspek rohaniah manusia saja. tetapi juga mempelajari tentang tindakan manusia. Pendekatan ilmu antropologi lebih menekankan pada ilmu sosiologi, ilmu hukum, ilmu psikologi, ilmu pendidikan, ilmu komunikasi, ilmu filsafat hingga ilmu politik. Jadi, buat kamu yang sedang membuat sebuah penelitian, bisa mengambil topik penelitian dari perspektif cabang-cabang ilmu tersebut. 2. Studi Media Komparatif Studi media komparatif adalah peneliti mengambil topik penelitian dengan cara membandingkan. Baik itu yang sifatnya membandingkan persamaan atau membandingkan perbedaan objek yang akan dikaji untuk meneliti. Pada penelitian komparatif, umumnya variabel yang diambil masih bersifat mandiri, namun variabel yang digunakan umumnya lebih dari satu di waktu yang berbeda. Penelitian komparatif termasuk penelitian deskriptif. Seperti yang Anda tahu, bahwasanya penelitian deskriptif adalah penelitian yang berupaya mencari sebab akibat dengan cara menganalisis faktor penyebut kenapa muncul fenomena tertentu. Jadi buat Anda yang sedang menemukan sebuah permasalahan dilapangan terjadinya fenomena baik itu fenomena alam maupun fenomena sosial, bisa Anda angkat dijadikan topik penelitian. kemudian ditindaklanjuti secara spesifik. Maka jenis penelitian Anda akan masuk dalam jenis studi media komparatif. 3. Studi Budaya Jenis penelitian studi budaya sebenarnya tidak jauh berbeda dengan jenis antropologi. Hanya saja fokus pada studi budaya lebih spesifik. Sementara antropologi memiliki cabang ilmu yang masih luas. studi budaya atau yang lebih familiar dengan istilah culture studies adalah cabang ilmu yang spesifik mempelajari tentang budaya. Dalam sebuah penelitian, studi budaya sering digunanakan untuk menguji antara kebudayaan. Tidak hanya itu, sering juga digunakan untuk menguji tentang kekuasaan, sebuah perubahan dan representasi yang terjadi pada kelompok tertentu. Cabang ilmu ini salah satu teori yang dikembangkan dari para tokoh melihat kasus permasalahan yang terjadi pada masyarakat. Tidak melulu tentang fokus pada kebudayaan masyarakat, tetapi juga merespon kondisi politik dan historis yang selalu berubah-ubah. Karena budaya itu sendiri pun dalam makna yang spesifik juga bersifat politis. 4. Linguistik Ilmu Bahasa Jenis topik yang keempat ada ilmu bahasa atau yang akrab kita dengar dengan linguistic. Ada dua jenis penelitian linguistic, yaitu linguistic mikro dan makro. a. Linguistik mikro Linguistic mikro meliputi sebagai berikut. Semantic SintaksisMorfologiFonologi b. Linguistik makro Linguistik makro pun juga meliputi beberapa cakupan sebagai berikut. Psikolinguistik Sosiolinguistik NeurolinguistikEkolinguistikEtnolinguistik Linguistic forensic Dari dua macam tersebut, setidaknya Anda bisa mengambil topik penelitian yang ada kaitannya dengan salah satu poin-poin di atas. Baca Juga Penelitian Deskriptif Pengertian, Kriteria, Metode, dan Contoh 5. Ekonomi Jenis topik penelitian ekonomi salah satu jenis topik yang banyak kasus yang dapat diangkat. Seperti yang Anda tahu, cabang ilmu ekonomi itu sendiri tidak sekedar membicarakan tentang pasar dan perekonomian saja, tetapi juga ada ekonomi syariah, ekonomi pembangunan dan masih banyak lagi topik yang bisa diangkat. 6. Sains Penelitian Sains memang terkesan mewah. Istilah Sains itu sendiri sebenarnya merujuk pada bidang ilmiah. Terdapat tiga kelompok besar dalam sains, sebagai berikut. a. Ilmu Formal Cabang ilmu formal meliputi cabang ilmu seperti statistika, matematika dan logika. b. Ilmu Alam Sesuai dengan namanya, ilmu alam akan fokus mempelajari tentang fenomena alam yang dapat dipelajari dalam ilmu fisik, geologis, biologis alam semesta, kimia dan kosmologi. c. Ilmu Sosial Sementara yang disebut dengan ilmu sosial adalah ilmu yang khusus mempelajari perilaku dan sifat masyarakat. Dari ketiga cabang ilmu sains di atas, Anda cukup mengambil satu topik penelitian saja yang lebih spesifik. Misalnya ingin fokus pada cabang ilmu sosial ingin mempelajari alasan masyarakat di desa A memiliki rasa gotong royong yang tinggi. Dsb. Itulah enam jenis topik penelitian yang bisa dijadikan rujukan gambaran. Jika mengulas lebih jauh dan spesifik lagi, masih ada jenis topik penelitian yang bisa kita papar dan kita ulas. Unsur Topik Penelitian Adapun unsur topik penelitian yang perlu diperhatikan. Ada dua unsur yaitu terdapat unsur utama dan unsur penunjang. 1. Unsur utama Unsur topik penelitian yang utama memiliki beberapa catatan, yaitu topik belum pernah diangkat dan diteliti oleh peneliti yang lain. Misalnya topik mirip, fokus penelitian harus berbeda. Selain itu topik yang baik harus bisa dijangkau. Terakhir, Setiap topik yang diangkat, dapat diselidiki lebih lanjut. 2. Unsur penunjang Unsur penunjang dalam menentukan topik penelitian wajib dikuasai oleh peneliti. Hal ini bertujuan agar peneliti tidak mengalami kesulitan. Jika tidak menguasai topik tersebut, mengapa harus dipaksakan untuk diteliti, jatuhnya justru akan menyusahkan diri sendiri. Unsur penunjang dalam topik penelitian yang lain adalah, data yang tersedia untuk topik penelitian yang yang dipilih. Terdapat satu tambahan lagi, pastikan topik yang akan diambil setidaknya menarik untuk diselidiki. Agar pembaca pun juga tertarik untuk membaca sampai akhir. Cara Menuliskan Topik Penelitian Cara menuliskan topik penelitian pada dasarnya tidak ada cara rahasia atau special. Bagi peneliti profesional, saya yakin mereka pun memiliki caranya sendiri dalam menentukan topik penelitian. Sementara bagi pemula, masih ada yang bingung bagaimana cara menuliskan topik penelitian. Jadi, saat membuat sebuah topik penelitian, perhatikan beberapa poin yang dapat dijadikan sebagai pertimbangan menentukan topik. 1. Topik yang diangkat memiliki manfaat bagi orang lain Topik yang diangkat memiliki nilai manfaat bagi orang lain masyarakat dan memang pantas untuk dibahas. Jika topik tersebut sekiranya kurang menarik dan tidak ada dampak bagi masyarakat, disarankan untuk mencari topik lain. 2. Topik harus dikuasai dengan baik oleh si peneliti Cara menuliskan topik penelitian yang tidak kalah penting adalah, pastikan topik tersebut Anda kuasai. Topik yang tidak dikuasai akan mempengaruhi performa dan motivasi menyelesaikan penelitian. 3. Topik Harus Menarik Menarik dalam hal ini ada benang merah, konfilk atau emosi yang bisa dibedah. Tentu saja berdasarkan dengan data dan fakta yang ada. 4. Pembahasan Topik Memadai Jika kesulitan menentukan topik dan tidak menguasai topik yang diambil, maka Anda bisa melakukannya dengan membaca referensi agar pengetahuan memadai. Penguasaan materi yang baik, tentu saja akan mempengaruhi Anda dalam menyampaikan pesan. 5. Manentukan Topik yang menarik dan baik Barangkali Anda merasa kesulitan menentukan topik yang baik dan menarik? Ada beberapa tips singkat, sebagai berikut. Topik bisa diambil dari topik lama, maksudnya bukan topik yang sifatnya baruTidak terlalu teknis karena justru menghilangkan kesan ilmiah Tidak mengambil topik yang sifatnya kontroversial, karena jika dipaksakan tetap diambil, pengambilan data dapat menimbulkan masalah. Itulah kelima cara menuliskan topik penelitian. Dari beberapa cara diatas semoga Anda mendapatkan gambaran. Catatan tambahan, ingat jika cara diatas bukanlah cara baku. Karena setiap calon peneliti memiliki caranya sendiri-sendiri. Baca Juga Penelitian Studi Kasus Pengertian, Jenis-Jenis, dan Contoh Lengkap Contoh Topik Penelitian Contoh topik penelitian memang tidak akan ada habisnya untuk dituliskan. Karena ada banyak contoh, maka berikut beberapa contohnya di masing-masing cabang ilmu dibawah ini. 1. Antropologi Jika di bab di atas sudah dibahas tentang jenis bidang antropologi, mungkin Anda bertanya-tanya, bentuk dari contoh bidang antropologi seperti apa sih? Contoh topik antropologi bisa mengambil masalah tentang “cara interaksi antar manusia”. Dari topik yang telah diangkat tersebut, bisa kita buat kerangka atau sub poin dan jika ada sub sub poin, juga bisa ditambahkan. 2. Studi Media Komparatif Sementara contoh dari bidang komparatif itu sendiri dapat juga mengambil dari berbagai hal. Contoh topik tersebut adalah “Selera Konsumen Desa Dan Kota”. Nah dari contoh tersebut masih bersifat umum. Agar lebih spesifik lagi, maka butuh spesifikasi lagi. misalnya akan spesifik pada selera konsumen desa dan kota dalam hal membeli gendong bayi tradisonal jarik dengann gendong bayi modern dan kekinian. Dari situ terlihat bahwa ada fokus yang lebih mengerucut. 3. Studi Budaya Contoh dari bidang studi budaya tentu saja lebih menonjolkan pada studi budayanya. Nah, berikut beberapa contoh kalimat topik tersebut. Daya tarik kesenian lokal di Kabupaten Jember Tentang ReogYogyakarta Sebagai Kota Pelajar Sekaligus Kota BerbudayaBudaya Masyarakat Pecinan Di Yogyakarta dan Masyarakat Diluar Pecinan 4. Linguistic Ilmu Bahasa Contoh dari bidang linguistic memiliki jangkauan lebih spesifik lagi. Buat Anda yang binggung seperti apa contoh topik tentang linguistic. Berikut ada beberapa contoh topik. Pengaruh perbedaan fonologi antara bahasa Indonesia dan Inggris terhadap pembelajaran gender dalam iklan telepon seluler ponsel di media cetak tinjauan analisis semiologi terhadap iklan-iklan ponsel di media cetak tahun 2000-2003Karakteristik jargon yang digunakan dalam chatting di YMResistensi terhadap hegemoni barat dalam peradaban analisis semiologi komunikasi dalam lirik lagu kelompok musik U2Analisis penggunaan profanity pada lagu rap 5. Ekonomi Contoh dari bidang ekonomi memang ada banyak tama yang bisa dipaparkan. Berikut adalah beberapa contoh topik di bidang ekonomi. Kondisi keuangan Mempengaruhi Pertumbuhan PerusahaanEfisiensi Perbankan Syariah di Indonesia Faktor yang mempengaruhi permintaan kredit Faktor Yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi DIYPenyaluran Kredit Perum Pegadaian Baca Juga Data Penelitian Pengertian, Klasifikasi, dan Contoh Lengkapnya 6. Sains Contoh topik penelitian sains pun ada banyak. Berikut hanya beberapa contoh kecilnya saja. Mengenalkan cara bermain tuas pada anak-anak usia dini Memperkenalkan cara kerja magnet Mengenalkan perubahan benda padat menjadi benda cair Itulah hal-hal terpenting tentang hal ini. Bagi calon peneliti pemula, memang akan merasa sulit menentukannya. Namun, jika sudah terbiasa dan jam terbang tinggi. Maka menentukan topik tidak lagi sesuatu yang menyulitkan. Sebagai tambahan tips, khususnya buat Anda yang mengalami kesulitan menentukan topik. ANda bisa mencatat sebanyak mungkin ide yang tertangkap. Kemudian dari catatan yang sudah dikumpulkan, bisa Anda ambil satu topik yang paling menarik dan memberikan banyak manfaat bagi kalangan masyarakat. Setelah itu, barulah mengumpulkan informasi terkait topik yang diangkat. Cari data, fakta dan hasil penelitian untuk diolah maupun di komparasikan. Itu saja, semoga sedikit pembahasan ini bermanfaat. Irukawa Elisa
Kalimat perincian adalah kalimat yang mengandung perincian. Menurut Tukan 2007, jika perincian itu berupa kalimat maka setelah penanda hubungan contoh atau rincian diberi tanda titik .. Jika rincian itu berupa kata atau frasa maka setelah penanda hubungan contoh atau perincian diberi tanda titik dua . Adapun penanda perincian dan contoh yang kerap digunakan untuk memberikan alasan terhadap suatu konsep adalah sebagai berikut. antara lain …, … dan … sebagai berikut a …, b … , dan c … adalah … , … dan … adalah a …, b …, dan c … yaitu …, …, dan … ialah 1 …, 2 …, dan 3 … yakni a … , b … , dan c … di antaranya …, … dan … seperti … , …, dan … meliputi a …, b …, dan c … Berikut adalah beberapa contoh kalimat perincian dalam bahasa Indonesia. Komunikasi yang efektif paling tidak menimbulkan lima hal pengertian, kesenangan, pengaruh pada sikap, hubungan yang makin baik, dan tindakan. Terdapat empat pendekatan psikologi tentang manusia yaitu psikoanalisis; behaviorisme; psikologi kognitif; dan psikologi humanistis. Terdapat tiga proses yang terjadi dalam memori, yaitu perekaman, penyimpanan, dan pemanggilan. Yang dilakukan Tim SAR sekarang ialah mencari dan mengevakuasi korban gempa. Kita membutuhkan makanan agar dapat bertahan hidup. Adapun fungsi makanan bagi kehidupan manusia di antaranya adalah memperoleh energi untuk beraktivitas, mengatur metabolisme tubuh, dan mengganti jaringan tubuh yang rusak. Secara kimiawi, tubuh manusia terdiri atas air, gas, garam, dan senyawa organik. Untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh, kita memerlukan beberapa zat makanan seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. AIDS adalah penyakit yang disebabkan oleh virus HIV. Mereka yang menderita penyakit AIDS umumnya akan menampakkan beberapa gejala sebagai berikut. Berat badan yang menurun hingga 10%. Batuk kronis yang tidak berkesudahan. Demam berkepanjangan. Nodus limfa mengalami pembengkakan. Terserang herpes zoster secara berulang. Kandidiasis di mulut dan tekak. Demikianlah ulasan singkat tentang contoh kalimat perincian. Artikel lain yang dapat dibaca dan berkaitan dengan kalimat di antaranya adalah jenis-jenis kalimat, contoh kalimat lokusi, contoh kalimat permintaan maaf, contoh kalimat berita pengingkaran, contoh kalimat tunggal numerial, contoh kalimat pertentangan, contoh kalimat harapan, contoh kalimat perbandingan, kalimat aktif dan kalimat pasif, dan kalimat langsung dan kalimat tidak langsung. Semoga bermanfaat. Terima kasih. ciri, contoh, jenis, kalimat perincian, kata, macam, penggunaan, penulisan ← Previous Next →
Mahasiswa/Alumni STKIP PGRI PASURUAN17 November 2021 1251Hai Andy. Jawaban untuk soal ini adalah C Teks deskripsi adalah teks yang menjelaskan objek secara rinci dan detail. Ciri-ciri teks deskripsi adalah sebagai berikut. 1. Memberi perincian pada suatu objek atau suasana yang dideskripsikan. 2. Bersifat faktual. 3. Melibatkan pancaindra. 4. Pembaca seakaran ikut merasakan. Jika suatu teks deskripsi memiliki topik "Hari-hari Menyenangkan Bersama Teman Lamaku." maka hal-hal yang perlu dirincikan ialah kegiatan ketika makan bersama, berbagi pengalaman, dan menuju objek wisata. Jadi, jawaban yang tepat adalah C. Semoga membantu ya
Pengertian Topik atau Judul Apa yang dimaksud dengan Topik ? Pengertian topik berasal dari Bahasa Yunani dibaca topoi yang berarti tempat, dalam tulis menulis berarti pokok pembicaraan atau sesuatu yang menjadi landasan penulisan suatu artikel. Pengertian topik sendiri adalah pokok pembicaraan dalam sebuah diskusi, ceramah, karangan. bahan diskus Cara Membatasi dan Menentukan Sebuah Topik atau Judul Ada beberapa cara untuk membatasi sebuah topik. Kita dapat membatasi untuk dapat menentukan topik melakukan cara-cara sebagai berikut 1. Tetapkan Topik Dalam Kedudakan Sentral Yang pertama dapat kita lakukan untuk menentukan suatu topik adalah dengan menetapkan topik yang akan dibahas dalam kedudukan sentral. 2. Diajukan pertanyaan Dapat juga menentukan topik dengan mengajukan pertanyaan, apakah topik yang berada dalam kedudukan sentral itu masih dapat dibahas lebih lanjut atau tidak. Bila masih dapat di bahas secara lebih lanjut, maka tempatkanlah rincian itu disekitar lingkaran topik pertama tadi. 3. Menentukan Pilihan Berdasarkan rincian yang sebelumnya telah ditetapkan tadi pada poin nomor 2, yang mana yang akan dipilih. 4. Mengajukan pertanyaan Ajukanlah pertanyaan apakah sektor yang diajukan tadi masih dapat dirinci lebih lanjut atau sudah tidak. 5. Memperhatikan Syarat Topik Yang Baik dan Benar Untuk membuat dan memutuskan topik yang baik dan benar. Kita harus memperhatikan syarat-syarat suatu topik dikatakan baik, yaitu sebagai berikut. Menarik untuk dapat ditulis dan dibaca Topik dapat dikatakan sangat menarik bagi penulis ketika meningkatkan kegairahan dalam mengembangkan penulisannya, dan bagi pembaca akan mengundang minat untuk membacanya. Dikuasai dengan baik oleh penulis minimal prinsip-prinsip ilmiah Untuk menghasilkan tulisan yang baik, penulis harus menguasai teori-teori atau data sekunder, data di lapangan atau data primer. Penulis juga perlu menguasai waktu, biaya, metode pembahasan, bahasa yang digunakan, dan bidang ilmu. 6. Pembatasan sebuah topik atau judul Topik harus dibatasi agar dapat dikuasai secara baik. Oleh karena itu, pembatasan sebuah topik mencangkup beberapa hal sebagai berikut Konsep yang akan diajukan Variabel penelitian Data Lokasi atau lembaga pengumpulan data Batas waktu pengumpulan datanya Topik yang terlalu luas akan menghasilkan tulisan yang dangkal sehingga sulit dibahas, tidak mendalam, dan tidak tuntas untuk dibahas. Berdasarkan hal tersebut, maka pembahasan akan menjadi tidak fokus pada masalah utama yang ditulis atau dibaca. Akibatnya, pembahasan menjadi panjang, namun tidak berisi dan dimengerti. Sedangkan, jika topik yang diangkat sangat sempit, maka akan menghasilkan tulisan yang tidak baik bagi pembacanya. Disamping itu, karangan menjadi sulit dikembangkan, dihaluskan, hubungan variabel kurang jelas, tidak menarik untuk dibahas atau dibaca. Oleh karena itu, pembahasan topik harus dilakukan secara cermat, sesuai dengan kemampuan dana, tenaga, waktu, tempat, dan kelayakan yang dapat diterima oleh pembacanya. 7. Sumber untuk mendapatkan topik yang baik Penting juga untuk menentukan sumber-sumber untuk menulis sebuah topik. Sumber-sumber menentukan topik dapat datang dari mana saja, seperti Sumber pengalaman kita ataupun orang lain atau mendengar orang berbicara dan sebagainya. Sumber-sumber pengamatan melalui proses membaca atau melihat diperpustakaan. Sumber-sumber imajinasi atau daya pikir pribadi Hasil dari penalaran dengan membandingkan kita dan pengembangannya
Mahasiswa/Alumni Universitas Terbuka21 Juli 2022 0759Jawaban yang tepat adalah b. urutan kronologinya. Untuk memahami jawaban tersebut, perhatikan pembahasan berikut. Karangan eksposisi merupakan jenis karangan yang menyajikan penjelasan atau memaparkan beberapa pengetahuan maupun informasi secara lebih jelas dan lebih rinci. Adapun langkah-langkah dalam membuat karangan eksposisi adalah sebagai berikut 1. Menetapkan tema karangan 2. Memilih data pendukung yang sesuai dengan tema karangan 3. Membuat kerangka karangan 4. Melakukan pengembangan kerangka menjadi sebuah karangan yang utuh Dalam membuat karangan eksposisi, penulis harus mengetahui perincian tentang suatu topik yang ingin dibahas, kemudian membagi perincian tersebut berdasarkan kronologinya. Dengan demikian jawaban yang tepat yaitu b. urutan kronologinya.
perincian topik yang tidak sesuai adalah