Sejakhari ini, manajemen Garuda Indonesia Wilayah Aceh sudah mengikuti dan menjalankan atauran pramugari wajib berhijab. Meskipun belum mengenakan hijab Rabu, 11 Mei 2022
Dikutipdari situs AVIA Kampus Penerbangan, berikut ini merupakan syarat umum untuk menjadi pramugari. 1. Pendidikan terakhir minimal SMA/sederajat Persyaratan ini ditujukan agar Anda dapat mengikuti pendidikan dan pelatihan pramugari untuk mendapatkan ilmu penerbangan yang berguna saat proses seleksi. 2. Tinggi dan berat badan ideal
Takmengherankan jika perusahaan ini berani mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk menggaji pekerja khususnya pramugari. Dilansir dari beberapa sumber, kisaran gaji seorang pramugari maskapai Sriwijaya Air sekitar Rp 19,5 juta. BACA JUGA: Garuda Indonesia Tawarkan Skema Proposal Perdamaian saat Rapat PKPU Perdana.
Secaraumum kebanyakan pramugari dari maskapai penerbangan tidak memakai jilbab untuk seragam mereka. Jadi bolehkah pramugari garuda indonesia berjilbab? Jawabnya adalah boleh pada saat tertentu berdasarkan instruksi perusahaan tetapi tidak boleh secara permanen. referensi: wikipedia, tiket2, kompas Yuk, Bagikan pada Orang Terdekat!
Tahukahanda, maskapai mana yang mengizinkan pramugarinya berhijab pertama kali di indonesia? Jawabannya adalah NAM AIR. Yaa .. maskapai tersebut adalah maskapai indonesia yang untuk pertama kalinya mengizinkan para pramugarinya berhijab.
I5kHn. Jakarta - PT Garuda Indonesia melakukan diskusi intensif bersama stakeholder terkait mengenai kesiapan penggunaan jilbab bagi seragam pramugari. Mengedepankan prinsip inklusivitas pada seluruh profesi karyawannya, termasuk awak pesawat, Garuda Indonesia pada prinsipnya tidak melarang penggunaan jilbab bagi Indonesia berkomitmen saat ini membuka opsi dan ruang diskusi penggunaan jilbab bagi pramugari Garuda Indonesia. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan diskusi soal penggunaan jilbab pramugari ini dilakukan secara cermat dan bijak."Kami memiliki nilai dan visi yang sama atas masukan dari berbagai pihak terkait atribut seragam awak pesawat, khususnya mengenai penggunaan jilbab bagi pramugari. Untuk itu, diskusi terus kami intensifkan, mengingat hal ini perlu disikapi secara cermat dan bijak, khususnya terkait kesiapan penggunaan jilbab pada seragam pramugari yang tidak hanya ditinjau dari kepentingan aspek service dan safety namun utamanya juga memastikan terjaganya kepentingan pramugari sebagai individu yang memilih opsi penggunaan jilbab dalam kesiapannya sebagai garda terdepan pelayanan penerbangan Garuda Indonesia yang bergerak di segmen penerbangan full service," kata Irfan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 4/2/2023. Irfan menambahkan perlu kajian untuk menentukan seragam yang digunakan pramugari berdasarkan operasional dan profesi. Garuda Indonesia berkoordinasi dengan pihak terkait untuk kesiapan pramugari dapat menggunakan jilbab."Hal ini yang kami yakini perlu dilandasi kajian yang prudent dan komprehensif atas penyesuaian kebijakan atribut seragam awak pesawat baik dari aspek operasional maupun aspek penunjang lainnya atas kepentingan profesi awak pesawat," ujarnya."Oleh karenanya, saat ini Garuda Indonesia terus menjalin komunikasi intensif dengan berbagai stakeholder terkait untuk memastikan kesiapan penggunaan jilbab bagi pramugari Garuda Indonesia dapat dilandasi oleh kebijakan operasional yang komprehensif," tutup sejumlah layanan rute penerbangan, Garuda Indonesia juga telah menerapkan penyesuaian atribut seragam awak pesawat mengacu pada regulasi destinasi tujuan maupun terkait kepentingan layanan penerbangan haji, di mana pramugari menggunakan seragam abaya yang disertai Ma'ruf Amin sebelumnya merespons pernyataan anggota Komisi VI DPR RI F-Gerindra Andre Rosiade agar Garuda memfasilitasi pramugari berjilbab. Ma'ruf Amin akan memastikan apakah aturan larangan berjilbab itu ada atau Ma'ruf, larangan penggunaan jilbab bagi pramugari merupakan hal yang aneh. Ma'ruf menegaskan di TNI-Polri atau di perguruan tinggi tidak ada larangan menggunakan jilbab."Sampai sekarang ini nggak ada larangan berjilbab, itu nggak ada. Bukan lagi di polisi, di tentara, juga sudah orang berjilbab dan di mana-mana, perguruan tinggi, di mana-mana," kata Ma'ruf Amin dalam keterangannya, seperti dikutip dari YouTube Wakil Presiden Republik Indonesia, Sabtu 4/2."Jadi kalau ada larangan berjilbab, agak aneh, barangkali. Saya nggak cek, perlu diteliti itu," sambung dia. rfs/jbr
403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID k5EeSpTPEvdOP55zurXu5jKOOJdtAI1EFFB54JFJa4Ybx2kNluqyVw==
JAKARTA, - Direktur Utama PT Garuda Indonesia Persero Tbk Irfan Setiaputra menegaskan, tak pernah melarang kru pesawatnya, terutama pramugari, untuk memakai jilbab. Hal ini menyusul adanya kabar larangan pramugari memakai jilbab. "Garuda tidak pernah melarang awak kabin kami menggunakan jilbab," ujarnya dalam media briefing di Jakarta, Jumat 14/4/2023. Menurutnya, memakai jilbab atau tidak merupakan pilihan dari pramugari itu sendiri. Oleh sebab itu, ketika banyak yang memilih tak memakai jilbab, maka nampak jarang terlihat pramugari Garuda Indonesia yang memakai jilbab. "Karena itu pilihan yang dilakukan oleh para pramugari, kita memang jarang melihat yang berjilbab," imbuh dia. Baca juga Ramai soal Video Pramugari Gelar Lelang di Pesawat, Ini Kata Citilink Irfan memastikan, saat ini sudah banyak pramugari yang berjilbab. Namun, mereka yang berhijab tentu tidak akan ditugaskan pada penerbangan yang menyediakan minuman beralkohol guna menjaga akidah. "Sekarang sudah banyak, kami persilahkan. Hanya kami minta mereka untuk sama-sama menjaga akidah, kami tidak akan menugaskan mereka pada penerbangan yang masih menyediakan minuman beralkohol," jelas dia. Baca juga Viral Video Penumpang Bawa 3 Dus Bika Ambon Didenda Rp 2 Juta, Ini Penjelasan Garuda Indonesia Sebelumnya, isu larangan pramugari memakai jilbab mencuat beberapa waktu belakangan. Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade dalam rapat kerja dengan Menteri BUMN Erick Thohir sempat meminta untuk Garuda Indonesia tidak melarang pramugarinya yang Muslim mengenakan jilbab saat bertugas di kabin pesawat. "Saya ingin Pak Menteri eksekusi segera kebijakan yang mengizinkan penggunaan jilbab bagi pramugari yang ada di Garuda karena saat ini aturan kebijakannya sudah hampir final,” katanya dalam rapat kerja di DPR RI, Jakarta, Senin 13/2/2023 lalu. Sementara itu, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengaku merasa aneh terkait informasi yang mengatakan adanya maskapai penerbangan di Indonesia yang melarang pramugari mengenakan hijab saat bertugas. "Jadi kalau ada larangan berjilbab agak aneh, saya kira kita cek lagi, perlu diteliti itu," kata Wapres Ma'ruf Amin dikutip dari Antara, Sabtu 4/2/2023. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra di Jakarta, Senin 26/12/2022. Garuda Indonesia terus melakukan diskusi intensif bersama stakeholder mengenai tata laksana kesiapan penggunaan hijab atau jilbab bagi seragam pramugari. JAKARTA - Garuda Indonesia terus melakukan diskusi intensif bersama stakeholder mengenai tata laksana kesiapan penggunaan hijab atau jilbab bagi seragam pramugari. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan, maskapai nasional ini pada prinsipnya tidak melarang penggunaan jilbab bagi pramugari. Hal tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mengedepankan prinsip inklusivitas pada seluruh profesi karyawannya, termasuk awak pesawat. Dengan komitmen tersebut Garuda membuka opsi dan ruang diskusi penggunaan jilbab bagi pramugari Garuda Indonesia. "Kami memiliki nilai dan visi yang sama atas masukan dari berbagai pihak terkait atribut seragam awak pesawat, khususnya mengenai penggunaan jilbab bagi pramugari," kata Irfan melalui siaran pers, Sabtu 4/2/2023. Terkait kesiapan penggunaan jilbab pada seragam pramugari ini, Garuda tidak hanya meninjau dari kepentingan aspek layanan dan keamanan. Perseroan juga memastikan terjaganya kepentingan pramugari sebagai individu yang memilih opsi penggunaan jilbab dalam kesiapannya sebagai garda terdepan pelayanan penerbangan Garuda Indonesia yang bergerak di segmen penerbangan full service. Irfan menambahkan, penggunaan jilbab pada seragam pramugari ini perlu dilandasi kajian yang prudent dan komprehensif. Oleh karenanya saat ini Garuda Indonesia terus menjalin komunikasi intensif dengan berbagai stakeholder terkait untuk memastikan kesiapan penggunaan jilbab bagi pramugari Garuda Indonesia dapat dilandasi oleh kebijakan operasional yang komprehensif. Saat ini melalui sejumlah layanan rute penerbangan, Garuda Indonesia juga telah menerapkan penyesuaian atribut seragam awak pesawat mengacu pada regulasi destinasi tujuan maupun terkait kepentingan layanan penerbangan haji dimana pramugari menggunakan seragam abaya yang disertai jilbab. BACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini
Jakarta, IDN Times - Garuda Indonesia membuka opsi penggunaan jilbab bagi pramugarinya. Garuda Indonesia akan melakukan diskusi terlebih dahulu dengan stakeholder terkait tata laksana kesiapannya."Kami memiliki nilai dan visi yang sama atas masukan dari berbagai pihak tentang atribut seragam awak pesawat, khususnya mengenai penggunaan jilbab bagi pramugari. Untuk itu, diskusi terus kami intensifkan, mengingat hal ini perlu disikapi secara cermat dan bijak, khususnya terkait kesiapan penggunaan jilbab pada seragam pramugari yang tidak hanya ditinjau dari kepentingan aspek service dan safety," kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, dalam keterangannya, dilansir Kamis 9/2/2023.Opsi penggunaan jilbab, kata dia, diyakini perlu dilandasi kajian yang prudent bijaksana dan komprehensif, serta sesuai dengan penyesuaian kebijakan atribut seragam awak pesawat. Baik dari aspek operasional maupun aspek penunjang kepentingan profesi awak pesawat."Oleh karenanya, saat ini Garuda Indonesia terus menjalin komunikasi intensif dengan berbagai stakeholder terkait untuk memastikan kesiapan penggunaan jilbab bagi pramugari Garuda Indonesia dapat dilandasi oleh kebijakan operasional yang komprehensif," kata ini, kata dia, sejumlah layanan rute penerbangan Garuda Indonesia telah menerapkan penyesuaian atribut seragam awak pesawat. Hal itu mengacu pada regulasi destinasi tujuan dan kepentingan layanan penerbangan. Misalnya seperti saat penerbangan perjalanan haji, maka pramugari menggunakan seragam abaya yang disertai jilbab. Baca Juga Kontroversi Jilbab Pramugari, Wapres Ma'ruf Larangan Aneh 1. Kemenkumham akan telusuri maskapai yang larang pramugari berjilbabIlustrasi pesawat terbang IDN Times/Arief RahmatSementara itu, Direktorat Jenderal Ditjen HAM Kementerian Hukum dan HAM Kemenkumham akan menelisik larangan pramugari berjilbab yang belakangan ramai diperbincangkan. Hal ini dilontarkan oleh Dirjen HAM Kemenkumham, Mualimin Abdi. Menurutnya sudah ada tim Kemenkumham yang menelusuri isu tersebut."Sekarang yang terkait pramugari gak boleh pakai jilbab itu akan ditanyakan kebenarannya. Kenapa sih gak boleh? Kita cek dulu. Apa terkait estetika atau apa?" kata Mualimin dilihat dari YouTube Ditjen HAM, Kamis 9/2/2023. "Kami wajib cari informasi, kalau benar, maka kami Ditjen HAM akan sampaikan informasi itu. Ini kaitannya dengan apa sih? Kita cari dulu, apa masalahnya?" kata mengatakan, dalam kontrak kerja pramugari juga harus dipelajari unsur-unsur yang ada. Sebab, bisa saja terdapat perjanjian tidak menggunakan jilbab dalam kontrak tersebut."Kalau dari awal masuk ada kesepakatan, perjanjian bahwa nanti baju seragamnya itu begini, tidak boleh begitu. Saya kira ini berarti ada hal yang perlu dilihat kesepakatannya di awal," kata ujar dia, Ditjen HAM Kemenkumham akan mengeluarkan rekomendasi sesuai klarifikasi soal larangan penggunaan jilbab."Apa sih latarnya sampai atribut keagamaan kok gak boleh? Kalau sudah tahu, kami akan beri rekomendasi bahwa HAM tidak bisa di-delay kecuali yang sifatnya derogable atau dari putusan yudisial," katanya. Baca Juga Pengadilan India Kuatkan Larangan Jilbab di Sekolah 2. Kemen PPPA sebut harus ada komunikasi soal aturanDeputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan KemenPPPA, Ratna Susianawati Dok. KemenPPPA Sementara itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kemen PPPA merasa dugaan larangan pemakaian jilbab bagi pramugari berkenaan dengan aturan internal tiap maskapai. Oleh karena itu, harus dilihat terlebih dahulu terkait hal tersebut, apakah ada perjanjian sebelum melakukan tanda tangan kontrak antara pemberi dan penerima Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA, Ratna Susianawati, menjelaskan, setiap perusahaan mempunyai aturan internal sendiri dan sebaiknya tidak mengganggu pekerjaan tersebut."Ketika diberikan aturan oleh perusahaan tempat bekerja, ditanyakan ke yang bersangkutan sepanjang tidak mengganggu pekerjaannya. Jangan sampai ganggu pekerjaannya, kemudian menyulitkan profesionalismenya. Itu yang harus menjadi acuan," kata Ratna saat ditemui di Jakarta Pusat, Rabu 8/2/2023.Menurut dia, maskapai seharusnya terbuka dan meminimalisir adanya konflik saat pramugari mulai bekerja karena baru tahu adanya larangan penggunaan jilbab."Harus ada komunikasi di awal aturannya seperti apa, jadi enak. Perusahaan juga ada argumennya. Jangan setelah kontrak kerja, terjadi persoalan hubungan industrial ini antara pekerja dan pemberi kerja," kata ujar Ratna, apakah aturan yang ada tidak mengganggu kerja dan apakah sudah termaktub dalam aturan. Oleh karena itu, perempuan berjilab yang akan menjadi pramugari pun harus bisa menelisik aturan yang ada dengan menetapkan sikap tegas sebelum tanda tangan kontrak."Pada prinsipnya, kalau yang sifatnya privasi itu harusnya diserahkan pada kenyamanannya, kalau kita prinsipnya itu," kata dia. Baca Juga Siswi Dirundung karena Tak Pakai Jilbab, Kemen PPPA Jangan Dipaksa! 3. Wapres sebut aturan larangan jilbab anehWakil Presiden RI Ma’ruf Amin ANTARA FOTO/FB Anggoro Sebelumnya, Wakil Presiden Wapres Ma'ruf Amin juga mengungkapkan atensinya soal pelarangan jilbab yang terjadi di maskapai penerbangan, khususnya bagi akan memastikan, apakah benar aturan larangan berjilbab bagi pramugari itu benar ada atau tidak."Jadi kalau ada larangan berjilbab, agak aneh, barangkali. Saya gak cek, perlu diteliti itu," kata Ma'ruf dalam keterangannya, seperti dikutip dari YouTube Wakil Presiden Republik Indonesia, Senin 6/2/2023.Ma'ruf mengaku, aturan seperti ini aneh karena kini di TNI-Polri atau perguruan tinggi lainnya tak ada pelarangan memakai jilbab. Oleh karena itu, dia pun akan mengecek soal kejadian ini."Sampai sekarang ini gak ada larangan berjilbab, itu gak ada. Bukan lagi di polisi, di tentara, juga sudah orang berjilbab dan di mana-mana, perguruan tinggi, di mana-mana," Anggota DPR sebut masih ada larangan jilbab di GarudaIlustrasi pramugari isu larangan penggunaan jilbab bagi pramugari dipantik anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade saat DPR RI menggelar rapat kerja dengan direksi maskapai Garuda. Dia mengungkapkan, ada larangan penggunaan jilbab bagi pramugari Garuda yang berkenaan dengan tata cara berpakaian muslimah sebagai pramugari."Indonesia adalah negara dengan penduduk mayoritas Islam. Kita lihat di berbagai maskapai yang ada, sudah banyak pramugari yang berjilbab. Bahkan di Citilink sudah ada yang berjilbab. Tapi di Garuda masih ada aturan yang melarang pramugari-pramugarinya untuk menggunakan busana muslim berjilbab untuk menutup aurat," kata Andre seperti dilihat dari rekaman saat rapat, Senin 6/2/2023.Dia mengungkapkan, dalam kehidupan sehari-hari, saat tidak bertugas sebagai awak kabin, para pramugari tersebut menutup auratnya dengan berjilbab."Saya mengusulkan kepada Garuda, meski Gerindra bukan partai Islam tapi Gerindra memahami aspirasi masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Kami ingin memperjuangkan, meminta Pak Dirut beserta jajaran untuk melakukan evaluasi aturan, bagaimana tata cara berpakaian busana muslim bagi awak kabin atau pramugari Garuda yang ingin melaksanakan kewajibannya sebagai umat Islam dengan menutup aurat, dengan memakai jilbab," kata Andre."Citilink bisa, kenapa Garuda tidak? Maskapai swasta yang lain juga bisa, kenapa Garuda tidak? Tinggal kebijakan Pak Dirut dan jajarannya. Itu aspirasi dari umat Islam yang ada di Garuda," katanya. Baca Juga Ada Diskon Tiket Pesawat hingga 74 Persen di Travel Fair Garuda
bolehkah pramugari garuda indonesia berjilbab